METRO4D Togel Online

Akhir Perjalanan Seorang Che Guevara, Sang Icon Revolusioner.!!

 

image source : Wikipedia

Revolusi kuba telah dimenangkan oleh Che Guevara bersama dengan duo Castro, Rau dan Fidel pada 1959. Gaung kemeriahan setelah menumbangkan rezim Batista melanda seantero Kuba. Sebagai bagian dari organ penting Revolusi, Che pun diangkat sebagai mentri untuk menjalankan roda - roda hasil Revolusinya, dan Fidel Castro pun didapuk sebagai presdien.


Karir Ernesto Guevara De La Serna diawali sebagai mahasiswa kedokteran di University of Buenos Aires, Memenuhi keinginannya untuk menjelajahi dunia, Ia memulai petualangannya menyusuri Amerika Latin dengan sepeda motornya pada tahun 1950. Dari argentina ia menyusuri mulai dari Cile, Peru, Ekudaor, Kolombia,Venezuela, Panama, Miami dan terakhir singgah di florida.


foto : Che Guevara muda 22 thn, Sumber : Wikipedia

Selama diperjalanan itu ia banyak menemui penduduk yang berkubang dalam kemiskinan, kelaparan, dan menderita penyakit. Tekad pembebasannya pun tumbuh, Ia melihat Amerika Latin sebagai persatuan Hispanik Amerika dengan kesamaan entitas kebudayaan dan ekonomi yang membutuhkan strategi pembebasan untuk mengakhiri penderitaan.


Selepas menyelesaikan studi pada juni 1953, ia segera melanjutkan perjalanannya ke Guatemala, disana ia bertemu Jacobo Aebnez yang baru terpilih sebagai presiden yang terpilih secara demokratis, dua tahun sebelumnya, Guevara melihat Arbenz melakukan Revolusi dengan menggagas reformasi agraria dan memutus sistem latifundia yang menenkankan kepemilikan tunggal lahan tanah yang luas.



United Fruit Company, perusahaan buah khususnya pisang milik Amerika di Guatemala, terkena dampak kebijakan Presiden Arbenz. Benar saja, kudeta atas arbenz terjadi pada 1954 oleh sayap kanan armas dengan dukungan CIA.


Kejadian ini menjadi titik balik bagaimana Che Guevara melihat Amerika Serikat tidak menyukai model pemerintahan berhaluan kiri dan progresif yang sedang berjuang memperbaiki ketimpangan sosial ekonomi di tanah Amerika Latin. Sejak itu Che melihat jalannya sosialisme harus diwujudkan lewat Revolusi bersenjata untuk mengusir para imperialis.


Meninggalkan Guatemala, Che bertolak ke meksiko. Disana ia bertemu Fidel dan Raul Castro, dua orang kakak beradik tahanan politik yang sedang mempersiapkan penggulingan seorang diktator Fulgencio Batista di Kuba. Che kemudian bergabung kedalam gerakan 26 Juli yang memulai serangan melawan tentara Batista. Memulai kerja Revolusionernya dengan menjadi seorang medis bagi para gerilyawan, hingga kemudian iapun ikut mengangkat senjata.


image source : Wikipedia
 

BBC menulis kemenangan taktik gerilya telah dicapai oleh Che Guevara, Fidel dan Raul Castro, juga para pejuang lainnya pada 1959. Mereka mempuanyai semangat yang sama dalam menjalankan negara : anti Imperialisme. Che Guevara kemudian didapuk sebagai Presiden Bank Nasional Kuba, dan setelahnya menjadi mentri industri, Semasa itu ia berkeliling dunia sebagai duta Kuba mengunjungi negara - negara ketiga, termasuk Indonesia menemui sukarno.


sumber foto : Che bertemu ir. Sukarno, sumber: Liputan6

Petualangan Che tidak berhenti disitu, ia kemudian meletakkan semua jabatannya di kuba pada 1965 untuk kembali masuk ke negara - negara berkembang guna menyebarkan Revolusi, Bertolak ke Kongo, ia melatih pasukan pemberontak agar bisa berperang gerilya, akan tetapi ia mengalami kegagalan dikarenakan terpecahnya perjuangan dan faktor - faktor lain.


foto : Che sedang berjalan bergandengan dengan istri cantiknya Aleida March di jalan Havana
sumber : Wikipedia


Karena telah berpamitan dengan kuba, ia enggan kembali dan Radio Praha menuliskan bahwa ia pernah tinggal di Praha selama sebulan. Pada 1966 secara diam - diam Che kembali ke Kuba dan melanjutkan perjalanan ke Bolivia memimpin pasukan memberontak terhadap pemerintah Rene Barrientos Ortuno.



Akhir Perjalanan Revolusi


National Security Archive dar The George Washington University melaporkan Felix Rodriguez, seorang eksil Kuba dari rezim Batista, Menjadi bagian dari devisi kegiatan khusus CIA yang punya andil dalam penangkapan Che Guevara. Rodriguez tampil sebagai anggota penting dalam kelompok ini setelah interogasi panjangnya dengan satu gerilyawan yang ditangkap dan berperan memfokuskan dua batalyon tentara Bolivia untuk bergerak di lokasi target tempat Guevara beroprasi.


Pagi hari pada 8 Oktober 1967, Pasukan Bolivia menyerbu dengan kekuatan 1.800 tentara dan pertempuranpun tak terhidarkan. Guevara terluka dan menjadi tawanan sedangkan Rodriguez tidak menginginkan Guevara mati, Sesuai dengan keinginan CIA untuk menangkapnya hidup - hidup. Namun perintah eksekusi mati datang dari presiden Bolivia Rene Barrientos Ortuno.


Gary Prado, Kapten Bolivia yang mendapat perintah penangkapan Guevara mengatakan alasan Barrientos memerintahkan eksekusi segera adalah agar Guevara tak melarikan diri dari penjara. Juga mencegah publik Bolivia menjadi simpatisan Guevara jika ia menjalani serangkaian sidang di pengadilan terbuka.


Foto : Guevara di sebuah pedesaan Bolivia tak lama sebelum kematiannya. 
sumber : Wikipedia


Adalah MarioTeran, seorang sersan tentara Bolivia berusia 31 tahun, yang secara pribadi agar dirinyalah yang menembak Guevara. Ia melakukan itu karena ketiga rekannya tewas saat baku tembak dengan gerilyawan Guevara. Rodriguez juga berpesan untuk tidak menembaknya dibagian kepala agar terlihat bahwa ia tewas dalam sebuah pertempuran.


Pada Oktober 1967, Che di eksekusi di La Higuera, sebuah desa di Bolivia. seperti terpacak dalam sebuah buku  Lee Anderson berjudul Che Guevara : A Revolutionary Life (1997). Che berucap pada Teran " Aku tahu kau datang untuk membunuhku. Tembak, Kau hanya membunuh seorang Laki - laki "


Timah panas dari senjata Karabin M1 buatan Amerika serikat pun bersarang di kedua tangan, kaki dan dada yang mengoyak paru - paru sang komandante.


foto : Che setelah dieksekusi mati


Laporan BBC mengenai Che Guevara menyebutkan, setelah dieksekusi, tubuhnya di makamkan di sebuah lokasi rahasia. Baru pada 1997 jenazahnya ditemukan dan dibawa ke Kuba untuk dimakamkan kembali.

Lima puluh satu tahun berlalu, Che Guevara tetap bersinar sebagai ikon sebuah perjuangan perlawanan dan progresif. Fotonya dengan tampilan gerilyawan maupun yang sedang menghisap cerutu khas Kuba tampil di banyak tempat seantero dunia.


Tidak hanya Kuba dan Amerika Latin, Che menjadi Ikon budaya populer dunia dengan banyak adaptasi kisah hidupnya dalam film dan musik, Gambar wajah tampan dengan janggut yang khas itu pun dalam mural - mural dan baju kaus anak - anak muda.


  Sekian semoga dapat menambah pengetahuan kita bersama, dan saya ucapkan terimakasih sudah membaca, Hidupkan Budaya Membaca. Wassalam.


Baca Juga : MISTERI KEJANGGALAN KEMATIAN KURT COBAIN VOKALIS NIRVANA

#sumber : id.Wikipedia.org & Tirtoid 

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama