METRO4D Togel Online

GADIS CANTIK DICULIK, DIPERKOSA DAN DISIKSA SELAMA 44 HARI

 

Foto : Wikipedia

Junko Furuta, Seorang pelajar cantik yang bernasib malang asal jepang, Dia diculik disekap dalam gudang, Junko mengalami berbagai tindak kekerasan, Pemerkosaan, Yang mana penderitaan itu tidak hanya berlangsung sehari atau dua hari saja, Akan tetapi penganiayaan itu ia alami selama satu bulan lebih.

Berdasarkan catatan Crime Library, Peristiwa mengerikan itu dimulai pada tahun 1988, Ketika Jungko berusia 17 tahun, Junko sendiri lahir pada 22 November 1971, Dia adalah salah satu pelajar di SMA Yoshio Minami, Junko dikenal sebagai perempuan cerdas, rajin, dan pekerja keras. Ia memiliki pekerjaan sampingan demi membantu keluarga demi mewujudkan cita - citanya untuk masuk ke perguruan tinggi.

Perilakunya sangat kontras dibandingkan dengan teman - temannya, yang cenderung liar dan pemberontak. Junko adalah murid yang tenang, pendiam, dan selalu berusaha membanggakan orang tuanya. Namun pada malam 25 November 1988, Peristiwa mengerikan itu mulai menghampirinya.


Menurut Laporan All That's Interesting, Se'usai junko menyelesaikan pekerjaan, dia bergegas pulang dengan mengendarai sepeda, Saat mengayuh sepeda di sepanjang trotoar jalan, Ada seorag pemuda yang tiba - tiba melompat dari balik pagar, Pemuda tersebut menendang Junko dengan kencang hingga tersungkur bersama sepeda yang dikendarainya.

Pemuda tersebut lalu pergi melarikan diri begitu saja meninggalkan Junko yang masih tersungkur, Peristiwa seperti ini memang sudah lumrah dijepang waktu itu, dimana pemuda saat itu kerap melakukan tindak kekerasan untuk mencari kesenangan hanya sekedar membuat lelucon yang menjijikkan.


Setelah si pelaku kabur, Junko bangkit namun menyadari bahwa kakinya mengalami cidera, Junkopun tetap melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil menuntun sepedanya, Beberapa saat kemudian ia bertemu pemuda lain yang mana pemuda tersebut merupakan salah satu seniornya di sekolah, Pemuda itu adalah Miyano Hiroshi (18).
  
Miyano kemudian menawarkan diri untuk membantu mengantarkan junko hingga sampai kerumah, Tanpa rasa curiga Junko mengiyakan saja tawaran dari Miyano, Disinilah awal mimpi buruk ini terjadi, Alih - laih diantar, Junko justru dibawa ke suatu tempat, Menuju gudang bekas tak berpenghuni.

Didepan pintu gudang, Miyano tiba - tiba berubah menjadi agresif, memperlihatkan watak asli sisi gelapnya, Pemuda itu menyeret Junko kedalama gudang, memaksa Junko melayani nafsu bejatnya. Pemuda itu mengancam akan membunuh Jungko, Dia mengaku bahwa dia adalah salah satu antek Yakuza, semacam mafia di jepang, Hal ini dilakukannya untuk menakut - nakuti Junko.

Sebenarnya pemuda yang bernama Miyano ini sendiri sudah sejak lama memendam perasaan kepada Junko, Namun ternyata cinta itu bertepuk sebelah tangan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbuatan yang dilakukannya pada Junko merupakan pelampiasan dendam atas sakit hati Miyano karena ditolak cintanya oleh Junko.


Diperkosa, Disekap dan disiksa Selama 44 Hari.


Usai memperkosa Junko, Miyano pun kebingungan, Takut jika ia melepaskan Junko begitu saja, pasti Junko akan segera melapor kepada polisi, ketika dalam kondisi kebingungan Miyano memanggil teman - temannya agar membantu mencarikan solusi terbaik, Sayangnya merekapun sama bejatnya dengan Miyano, Ternyata merekapun tertarik akan kecantikan Junko.

Foto : Junko dan keempat tersangka

Alhasil akhrnya mereka berempat memutuskan untuk menyekap Junko lebih lama. Yang membuat hati Junko teriris adalah ketika mengetahui bahwa salah satu dari teman Miyano itu adalah orang yang telah menendang sepedanya pada malam itu, Dengan begitu dapat ia simpulkan bahwa dari rentetan kejadian ini tak lain adalah rencana busuk dari Miyano dan teman - temannya.

Beberapa hari kemudian, Junko dibawa kerumah Miyano di Ayase, Adachi, Kota yang terletak di utara, tengah prefektur Tokyo. Ditengah ketakutan dan ancaman pembunuhan, Kepda orang tua Miyano Junko dipaksa mengaku sebagai kekasihnya dan menyebut bahwa mereka akan tinggal selama sebulan kedepan, Orang tua Miyano pun tak bisa apa - apa selain mengiyakan saja karena mereka pun takut kepada anak mereka Miyano.

Foto : Rumah Miyano, Lokasi Juko mengalami penyiksaan.

Singkat cerita, Keluarga Junko melapor ke kepolisian atas hilangnya anak mereka Junko, namun Junko dipaksa untuk menghubungi keluarga dan berpura - pura bahwa dirinya baik - baik saja dan sedang tinggal sementara dengan teman - temannya. Akhirnya laporanpun dicabut dan pemberitaan mengenai Junko pun mereda, tidak ada yang mengetahui bahwa sebenarnya Junko sedang berada dalam situasi yang berbahaya.

Pemberitaan yang mereda justru membuat Miyano dan teman - temannya semakin bringas, karena mereka merasa lebih aman dari sebelumnya, Miyano bersama ketiga temannya menyiksa Junko dengan sadis, dia dipukul dan diperkosa sebanyak 400 kali selama dia disekap, Berdasarkan Japan Inside berikut merupakan berbagai macam penyiksaan yang junko alami : 

Kelaparan, Diberi makan kecoa bahkan air seni.
Dipukul dengan tinju, Batang logam dan Stick Golf.
Dipaksa masturbasi untuk komplotannya.
Dibakar dengan korek api.
Menyalakan kembang api di telinga, mulut, Bahkan Vaginanya.
Memasukkan benda - benda asing kedalam vagina dan anus termasuk gunting, Bola lampu dan Tusuk sate
Tangan diikat diatas dan dijadikan samsak, sampai memuntahkan darah.
Disiram dengan cairan yang mudah terbakar, Lalu membakarnya.
Meneteskan lelehan lilin yang sedang terbakar yang mana membuat matanya buta.
Puting kirinya dipotong dan dihancurkan menggunakan tang.
Ditusuk dengan Jarum jahit di dada.
Tubuhnya dijatuhi barbel dari ketinggian yang membuat tulang rusuknya patah.

Pada 4 Januari 1989, Junko memohon kepada para pemuda itu agar membunuhnya saja, Mungkin dikarenakan penderitaan atas penyiksaan - penyiksaan yang tak berujung, yang membuat Junko tak kuasa lagi menahan rasa sakit.

Penganiayaan yang tak kunjung berheti itu membuat Junko Furuta akhirnya meninggal dunia, pada hari ke 44 dirinya disekap. Mayat Junko oleh mereka dimasukkan kedalam drum minyak, kemudian dicor menggunakan semen dan ditinggalkan begitu saja di sebuah pabrik kosong di Koto, daerah tepi laut di timur pusat Tokyo. 

Baca Juga : MISTERI KEJANGGALAN KEMATIAN KURT COBAIN VOKALIS NIRVANA


Junko sendiri ternyata bukan satu - satunya korban dari Miyano dan teman - temannya, ternyata ada perempuan lain juga yang mereka perkosa, Na dari sinilah aksi keji Miyano dan teman - temannya mulai terungkap, Setelah gadis lain itu berhasil melapor ke kepolisian. Saat ditemukan jenazah Junko sudah tidak bisa dikenali, Polisi hanya bisa mengidentifikasinya melalui sidik jari.


Akhirnya keempat pelaku dihukum kendati tidak setimpal dengan penderitaan yang telah Junko alami, Miyano dan rekan - rekannya diadili pada Juli 1991, Miyano terbukti bersalah dan didakwa dengan hukuman 20 tahun penjara. Sementara rekan - rekannya mendapat hukuman yang relatif singkat, Satu pelaku bernama Jo Kamisaku (17) dihukum selama 5 hingga 10 tahun penjara, sementara Watanabe  Yasushi (17) mendapat hukuman 5 sampai 7 tahun penjara. Dan Minato Nobuharu (16) Mendapat hukuman 5 sampai 9 tahun penjara.

Salah satu keluarga pelaku memberikan kompensasi kepada keluarga Junko sebesar 50 juta yen. Apa yang telah dialami Junko telah menjadi cerita kelam yang masih diingat sampai sekarang. 
Semoga cerita diatas bermanfaat dapat diambil hikmah serta bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama