METRO4D Togel Online

RITUAL POTONG JARI!! BEBERAPA RITUAL MENGERIKAN DI DUNIA

Seperti yang kita tahu, sekarang ini kita sudah menjalani kehidupan modern yang didukung oleh perkembangan tekhnologi yang semakin maju, namun walaupun begitu ternyata masih ada kebiasaan - kebiasaan atau ritual kuno yang masin dijalankan diberbagai negara di dunia.

mereka yang masih menjalankan kebiasaan ini biasanya adalah kelompok orang, atau suku yang masih mempercayai mitos adat dan tradisi nenek moyangnya, nah maka dari itu berikut ini adalah beberapa ritual kuno di dunia yang masih dijalankan sampai sekarang.


Tradisi Memotong Jari Tangan Di Papua


image source : Google

Ritual yang satu ini berasal dari suku dani, penduduk asli tanah subur lembar baliem di papua barat indonesia, mereka mempunyai tradisi unik sekaligus menyeramkan ketika upacara pemakan.


bagi suku dani, keluarga adalah segala - galanya dan pokok dari kehidupan oleh karena itu, akan menjadi rasa sakit yang luar biasa jika salah satu diantara keluarga ada yang meninggal, oleh karena itu penduduk suku dani akan memotong jari tangannya jika ada keluarga dekat yang meninggal dunia, sebgai bentuk rasa cinta sekaligus rasa duka yang mendalam.



Tradisi Meruncingkan Gigi Suku Mentawai

image source : baktikunegeriku.com

Dalam melakukan tradisi ini, wanita suku mentawai harus menahan rasa sakit yang tidak sebentar, yang mana gigi mereka akan dikerik atau diruncingkan menggunakan runcingan yang terbuat dari besi atau kayu, yang sudah diasah hingga tajam.

tidak hanya satu gigi saja, melainkan semua gigi yang berjumlah 23 gigi mereka yang harus dikerik, selama proses berlangsung, wanita suku mentawai tidak dibius seperti yang dilakukan dokter gigi bila akan melakukan pencabutan gigi.


tradisi ini sebenarnya memiliki makna untuk mengendalikan diri dari 6 sifat buruk manusia yang sudah tertanam sejak dulu, atau dikenal nama satripu, enam sifat buruk ini adalah hawa nafsu atau kama, tamak atau loba, marah atau kroda, mabuk atau mada, irihati atau matsarya dan bingung atau moha.

penduduk suku mentawai percaya bahwa wanita yang memiliki gigi runcing seperti hiu, memiliki nilai lebih dibadingkan wanita yang tidak  bergigi runcing, hal ini yang kemudian membuat wanita suku mentawai melakukan tradisi tersebut meskipun harus menahan sakit yang luarbiasa ketika proses peruncingan gigi.

Memakan Abu Jasad Suku Yanomami Brazil

image source : kumparan.com

Endo kanibalisme atau budaya memakan jasad orang - orang yang dicintai adalah cara suku yanomami, membagikan rasa sayang, memberikan penghiburan atau memuliakan keluarga dan kerabat yang dicintai.

suku yanomami meyakini bahwa jika manusia perlu dilindungi dan dapat kembali ke bumi, setelah kematian dalam bentuk berbeda selayaknya reingkarnasi, oleh sebab itu suku ini tidak memburu beberapa jenis burung yang dirasa dapat menjadi bentuk reingkarnasi.

sesuai dengan kepercyaannya, suku ini mempercayai bahwa manusia tidak dapat diselamatkan dan memasuki syurga yanomami apabila tidak memiliki jiwa yang murni, jiwa dari orang yang meninggal hanya dapat diselamatkan secara utuh, jika mayatnya dibakar dan abunya dimakan oleh keluarga dan saudara - saudaranya sebagai pertanda bahwa mereka yang telah meninggal telah benar - benar melampiasakan hal duniawi.

suku yanomami percaya bahwa dengan memakan abu orang yang dicintai akan membuat jiwa mereka terbebas dari kutukan yang mengharuskan mereka tinggal di dunia peralihan yang berada antara kehidupan dan kematian.

ritual pembakaran dan memakan abu ini dikenal dengan nama Reahu.

Ritual Berdarah Ashura Syiah Iran 

image source : gaya.tempo.co

Ritual ashura adalah salah satu ritual tahunan yang dilakukan kaum syiah diseluruh dunia untuk menandai wafatnya cucu nabi muhammad imam husein.

husein wafat dipertempuran karbala, pada abad ke tujuh, dalam ritual ini, orang - orang syiah akan melukai tubuh mereka sendiri dengan rantai besi atau belati hingga bersimbah darah.



orang - orang yang badir di ritual ini kemudain meratapi kenyataan bahwa mereka tidak hadir dalam pertempuran itu, sehingga tidak bisa ikut berperang dan menyelamatka husein, kaum syiah umumnya percaya bahwa ritual asyura bisa membebaskan kita dari dosa.

sekian artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat menambah pengetahuan kita ya, sekian dari saya
Wassalamualaikum wr, wb,

1 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama