METRO4D Togel Online

KOTA KUMUH INI BERADA DI NEGARA MAJU

image source : lonelyplanet.com

Suatu negara bisa dikatakan maju karena memiliki standard hidup yang relatif tinggi, dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga tekhnologi yang maju.

tapi apa kalian sudah tau? dibalik kota yang maju ternyata masih terdapat beberapa lokasi yang kumuh lho, lalu berada di kota mana sajakah itu? berikut daerah dan kota kumuh yang berada di negara maju.


Guryong Seoul Korea Selatan


image source : viva.co.id


Ibu kota korea selatan seoul merupakan kota yang sangat elit dan moderen banget ya, eits tapi jangan salah, dibalik kecantikan kota ini masih ada perkampungan kumuh disekitarnya.


dilansir dari dailymail.co.uk distrik yang bernama guryoung ini menjadi kawasan kumuh dan terbesar di kota seoul, kawasan kumuh yang terdiri dari lautan gubuk bobrok beratap seng, dimana beberapa keluarga dipaksa untuk berbagi satu toilet dan bahkan serangga - serangga menjadi hal biasa bagi mereka.



Distrik guryoung ini juga tidak bisa ditemukan di peta negara korea, jika melihat melalui google maps, kamu hanya akan menemukan stasiun guryoung saja, dan ironisnya jarak dari distrik guryoung dengan distrik mewah gangnam nggak begitu jauh, tapi perbedaan dari segi ekonominya layaknya bumi dan langit.


guryoung memilik luas 30 hektar dengan penduduk lebih dari 2500 jiwa, penduduk di daerah ini mayoritas lansia yang berumur rata - rata 60 s/d 80 tahun, dan tinggal seorang diri, rata - rata mereka bekerja sebagai pemulung, pekerja kasar, pekerja cabutan dengan penghasilan yang sangat minim, kontas banget kan dengan kota seoul yang selama ini kita kenal.


Sillicon Valley


image source : plus.kapanlagi.com

Kalau udah ngomongin sebuah kawasan di selatan teluk san frans isco california utara amerika serikat yaitu silicon valley pasti kita udah nggak asing ya dengan perusahaan - perusaan kece seperi google, apple dan facebook yang bermarkas disana.

Tapi ternyata nih, dikawasan ini juga masih ada daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, dilansir dari merdekacom terdapat pemukiman kumuh bernama the junggle, sesuai namanya, pemukiman kumuh the junggle ini berada di are hutan, bagi tunawisma pemukiman ini merupakan tempat bertahan hidup, bersosialisasi dan juga menghabiskan hari - hari mereka.


bahkan  terdapat ratusan tunawisma yang tingga disini, rumah mereka dibuat dengan sederhana, yaitu dengan menggunakan tenda - tenda, kayu, terpal hingga kardus, para penduduk di pemukiman ini memiliki latar belakang yang berbeda - beda, ada yang bekerja sebagai kuli, tukang kayu, hingga seorang pengusaha yang jatuh bangkrut,

tapi pada tahun 2014 setempat akhirnya membongkar pemukiman ini, untuk menata ulang kota kembali.

Kamagasaki Jepang

image source : artforia.com

Negara yang moderen dan metropolis seperti jepang, selain menyuguhkan tekhnologi yang super canggih, tetap bisa mempertahankan kebudayaannya yang kuat, disetiap wilayah di negara inipun terlihat sangat bersih dan tertata rapi,

meskipun begitu, kalian tau nggak? bahwa ternyata di negara ini masih ada kota kumuh bernama Kamagsaki dengan tingkat kemiskinan dan kriminalitas yang tinggi.

dilansir dari tribun, lokasi kota termiskin dan terkumuh ini berada tidak jauh dari osaka, sayangnya kota ini nggak bisa ditemukan dipeta negara jepang.

pemerintah jepang seakan - akan malu dengan keberadaan kota ini, sehingga kota ini dihapus dari peta, agar tidak diketahui oleh masyarakat dunia, selain dihapus dari peta resmi, pemerintah juga memblongkir info - info tentang kamagsaki.



awalnya daerah ini memang di khususkan untuk pengerjaan proyek jinsukei, karena proyek ini berskala besar dan tentu aja membutuhkan banyak tenaga kerja, setelah jinsukei usai dibangun, pemerintah osaka meminta para buruh kembali ke daerah asal mereka, sayangnya mereka menolak dan memilih tetap tinggal di kamagasaki.

para buruh yang telah menganggur berkumpul di kota kecil ini dan membuat kota ini, seolah tidak mengalami kemajuan apapun, dilansir juga dari metro.co.uk diperikarakan terdapat 25.000an orang yang hidup disana dengan kemiskinan. 

penduduknya rata - rata seorang lansia pengangguran atau bekerja sebagai buruh harian, mayoritas dari mereka tinggal di tempat penampungan gratis, atau dormitori murah seharga 110 rupiah per malam, bahkan banyak juga warga yang tidak mendapatkan tempat tidur, dan membuat mereka terpaksa tidur di jalanan, hmm, nggak nyangka banget kan.


Sonapur Dubai


image source : Google.com


Nah kalau kota yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi kan, karena udah terkenal banget ya dengan kemewahannya, dubai begitu mempesona dengan sensasinya, seperti ATM emas, aneka hotel mewah, hingga gedung pencakar langit di dunia.

eits tapi dibalik itu semua, masih ada daerah kumuh dengan para pekerja miskin yang tinggal disana, dilansir daiymail.co.uk, seorang fotografer asal iran bernama farhat brahman mendokumentasikan kehidupan buruh migran yang tinggal ditempat kumuh dengan fasilitas tidak memadahi.



farhat berhasil memotret berbagai sisi tempat tinggal para pekerja imigran disini, dari mulai dapur yang kotoro, kamar mandi kecil, hingga tempat tidur yang ala kadarnya, komplek itu ditinggali sekitar 150.000 pekerja dan sebagian besar dari india, pakistan, bangladesh dan china, para imigran ditempatkan disana agar lebih mudah dikontrol oleh perusahaan yang memperkerjakan mereka, bahkan tempat ini tidak memiliki nama resmi, tapi sering disebut sonapur.

tempat ini juga nggak ada di peta, jadi benar - benar tersembunyi, mirisnya lagi para buruh di dubai ini mendapatkan bayaran yang sangat rendah dengan kerja yang begitu melelahkan, dan jam kerja 14 jam dalam sehari.


0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama