METRO4D Togel Online

Cerita Seorang Quraish Shihab Yang Tak Mau Dipanggil Habib

 

/detik.net


Quraish Shihab beserta dua adiknya, Alwi Shihab dan Umar Shihab memilih untuk tidak mau dipanggil habib. Padahal, Secara persyaratan mereka seharusnya layak untuk dipanggil habib. Sebab, Quraish merupakan cucu dari dari Habib Ali bin Abdurahman asal Hdramaut, Yaman.


Dalam bukunya yang berjudul Cahya, Cinta, dan Canda, Quraish mengatakan ia merasa keberatan untuk dipanggil untuk habib. Alasannya adalah bahwa arti kata habib di indonesia mengalami perluasan makna.


Ia mengatakan, dalam masyarakat Indonesia, habib dimaknai sebagai sebuah kesan yang bermakna orang yang berilmu wahid dan dekat dengan nabi Muhammad.


Karena perkembangan persepsi itu, ia menolak untuk dipanggil dengan sebutan habib. Selain itu, lanjut Quraish, Orang yang dipanggil dengan gelar habib harus dilihat dari faktor keilmuan, silsilah keluarga, dan akhlaknya.


"Saya merasa, saya butuh untuk dicintai, saya ingin mencintai. Tapi rasanya saya belum wajar untuk jadi teladan. Karena itu saya tidak, belum ingin dipanggil habib," ujar Quraish.


Bahkan, Quraish juga enggan dipanggil dengan gelar kiai. Sebab, ayahnya, Habib Abdurrahman, telah mengajarkan kepada keturunannya agar tidak menonjolkan gelar serta asal garis keturunan.


Baca Juga : Profil Habib Lutfi Bin Yahya, Ulama Kharismatik Indonesia Asal Pekalongan


Sementara itu, Alwi mengatakan, fenomena munculnya habib dikhawatirkan tidak mencerminkan akhlak. Ia menyebut fenomena itu dengan nama 'inflasi habib', yang justru kemunculan habib justru menjadikan nilai mereka turun.


Ketiga kakak adik itu kompak menggunakan gelar habib kepada kakek mereka, Habib Ali bin Abdurrahman karena rasa cintanya kepada para cucu - curunya.


"Udah deh, nggak usah repot - repot panggil saya habib atau kiai. Panggil saya ustaz saja," ujar Quraish Shihab.



 #sumber

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama