METRO4D Togel Online

CUMA MODAL KTP, BISA LANGSUNG DAPAT BLT DARI DESA RP 600rb BEGINI SYARAT DAN CARA DAFTARNYA

 

/pasardana.id

Sampai saat ini pemerintah masih menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Di Kementerian Desa Daerah Tertinggal akan memperpanjang bantuan langsung tunai atau BKT dana desa dengan nilai Rp600 ribu.

Calon penerima bantuan langsung tunai BLT dana desa merupakan masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan merupakan warga desa.

Calon penerima bantuan langsung tunai BLT desa adalah mereka yang kehilangan mata pencaharian ditengah pandemi wabah virus Corona.

Calon penerima bantuan langsung tunai BLT dana desa tidak terdaftar sebagai penerima bantuan lain dari pemerintah pusat.

Yang mana artinya, calon penerima bantuan langsung tunai BLT dana desa tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga kartu prakerja.

Apabila penerima bantuan langsung tunai BLT dana desa telah memenuhi syarat, tetapi tidak memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk), bisa tetap menerima bantuan tanpa harus membuat KTP terlebih dahulu.

Namun calon penerima bantuan langsung tunai BLT dana desa itu harus berdomisili di daerah tersebut dan akan dicatat alamat lengkapnya.

Jika calon penerima sudah terdaftar dan data sudah valid, maka BLT akan segera di berikan dengan cara tunai atau non tunai.

Non tunai diberikan dengan transfer ke nomor rekening bank penerima BLT. Bagi penerima BLT yang belum memiliki rekening bank, akan menerima dana desa secara tunai.

Kementerian keuangan memaparkan, realisasi penyaluran dana desa pada tahun ini telah mencapai Rp61,28 triliun berdasarkan data 6 November 2020. Angka tersebut artinya sudah 85.23% dari total pagu anggaran sebesar Rp71, 9 triliun.

Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hingga saat ini, anggaran untuk BLT Dana Desa telah terealisasi sebesar Rp18,25 triliun, atau 57,39% dari pagu anggaran sebesar Rp31,8 triliun per 4 November 2020. Sementara untuk PKTD realisasinya per 4 November 2020, baru mencapai Rp10,03 triliun atau 27,55% dari pagu anggaran sebesar Rp36,4 triliun.

Mantan Direktur Pelaknasa Bank Dunia itu menambahkan, adapun penerima manfaat (KPM) dari bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa meliputi petani, buruh tani, nelayan, buruh nelayan, buruh pabrik, guru dan pedagang UKM.

"Bantuan tersebut telah diberikan kepada 8 juta kelompok penerima manfaat dari target 8 juta KPM," ujarnya dalam rapat kerja virtual, senin (9/11/2020).

Menurutnya, realisasi BLT desa lebih rendah dari target sehingga sisa Dana Desa untuk desa tersebut, yang nantinya bisa digunakan digunakan untuk program stimulus di desa. Misalnya dengan pemberdayaan Badan Usaha milik Desa (BUMdes).

"Antara lain peningkatan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendorong perekonomian desa," ucapnya.

Menurut Sri Mulyani, penyaluran anggaran dana desa ini sangat penting bagi untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sebab dalam anggaran dana desa ini juga berperan sebagai perlindungan nasional.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan  semoga berita dan informasi diatas tadi bisa bermanfaat. Wass.


usmber ]

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama