METRO4D Togel Online

Siap - Siap Cek Saldo Rekening Awal November BLT Subsidi 1,2 Juta Cair


 sumber : BeritaSatu

 

Dikutip dari Ttibunnewsmaker.com, bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji karyawan swasta gelombang dua mulai dicairkan awal November 2020. Kabar gembira bagi karyawan swasta penerima BLT subsidi gaji 1,2 juta.


Dikabarkan penyaluran subsidi gaji gelombang kedua akan dilakukan Kementrian Ketenagakerjaan mulai awal November 2020.


Ida Faizah menyebutkan pencairan BLT Subsidi gaji akan direalisasikan mulai minggu pertama di bulan November 2020 ini. "Ditargetkan minggu pertama November 2020 (mulai transfer)," kata menaker melalui akun youtube, BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020), dikutip dari Kompas.com.


Ida menjelaskan, bantuan subsidi kepada 12,4 juta pekerja swasta yang telah tervalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan ini dibagi dalam dua tahap penyaluran. Yang mana terminal pertama direalisasikan pada bulan September-Oktober, disalurkan subsidi gaji sebesar Rp. 1,2 juta.


Selanjutnya terminal kedua, disalurkan subsidi gaji untuk bulan November dan Desember dengan nominal yang sama, sehingga total selama 4 bulan sebesar Rp 2,4 juta.


Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenker) per 23 Oktober 2020, penyaluran subsidi gaji atau upah secara total telah tercapai 98,43 persen atau setara 12,19 juta pekerja yang telah menerimanya.


Rincian untuk penyaluran subsidi gaji terminal pertama, tahap I mencapai 99,43 persen, tahap II 99,38 persen, tahap III 99,32 persen, tahap IV 95,04 persen, tahap v mencapai 97,39 persen. "Saya akan memberikan update mengenai subsidi gaji atau upah."


"Realisasi penyaluran terminal I bantuan subsidi gaji atau upah per 23 Oktober 2020, telah mencapai 12.192.927 orang pekerja." "Kalau dipresentase sudah mencapai 98,30 persen atau senilai Rp. 14,6 trilliun," ujarnya.


Bantuan subsidi gaji/upah sebesar Rp. 600 ribu diberikan selama empat bulan, sehingga secara total penerima akan mendapatkan Rp. 2,4 juta per-orang. Bantuan ini disalurkan dalam dua terminal masing - masing sejumlah Rp. 1,2 juta.


Syarat Dapat Bantuan Subsidi Gaji Rp. 600 Ribu.

 

 

  

sumber : tribunnews.com


1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan adanya Nomor Induk Kependudukan (NIK).

2.Terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

3.Status pekerjaan yakni pekerja/buruh dan menerima gaji/upah.

4. Tenggat waktu kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2020.

5. Besaran iuran program Jamsos Ketenagakerjaan dibawah Rp.5 juta.

6. Memiliki dan mendaftarkan rekening bank aktif.

 

Lantas bagaimana cara mengecek nama kita terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?

 

sumber foto : cermati.com


 Berikut beberapa metode untuk mengecek kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan, dikutip dari Kontan.id :

 1. Via Website

Cara cek status kepesertaan dan saldo bisa dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara :

- Masuk ke laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/

- Kemudian pilih menu registrasi.

- Selanjutnya isi formulir sesuai dengan data :

Nomor KPJ Aktif

Nama

Tanggal lahir

Nomor e-KTP

Nama ibu kandung

Nomor ponsel dan email.


Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN yang akan dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan. Sementara, berikut cara cek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan via website.


- Masuk ke laman : https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

- Masukkan alamat email di kolom user.

- Kemudian, masukkan kata sandi.

- Setelah masuk, pilih menu layanan.


2. Via aplikasi BPJSTK Mobile

- Unduh aplikasi BPJSTK Mobile di android, iOS, dan Blackberry.

- Lakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.

 

Syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.

- Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.

- Kemudian pilih di "Kartu Digital".

 

Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan. klik di tampilan tersebut.

Pada bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif)

 

3. Via Langsung Ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Cara cek status kepesertaan yang paling tradisional yaitu dengan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

 

Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga harus membawa persyaratan untuk mengecek kepesertaan.

 

 

Sumber : tribunnews.com

1 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama