EV Mewah Bentley, Dan Rencana Bentley Mengubah Diri Sebagai Merek Listrik Pada Tahun 2030



Selain meisn V8 dan W12, Bentley menawarkan mesin V6 3.0 liter bertenaga lsitrik yang menggerakan Bentayga Hybrid. Namun, merek mewah tersebut tidak memiliki satupun mobil listrik dalam jajaran modelnya saat ini. Itu akan berubah dalam dekade berikutnya karena Bentley memiliki rencana berani untuk merubah dirinya seabgai merek listrik pada tahun 2030. 

Sebelumnya, seluruh jajaran modelnya akan memiliki powertrain hybrid plug-in pada tahun 2025.

Menurut Autocar, model lsitrik pertama Bentley akan tiba pada 2025 dan mengambil bentuk sedan mewah yang akan meledakkan Mercedes EQS. 

Mendasari mewah yang tidak disebutkan namanya akan menjadi platform EV canggih baru yang dirancang oleh Audi yang diadaptasi dari program Project Artemis rahasia.

Bentley belum memutuskan apakah model listrik baru akan memiliki nama yang sama dengan model bertenaga pembakaran, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk meluncurkan versi listrik dari Flying Spur, Continental GT, dan Bentayga.


Ketua Bentley Adrian Hallmark mengatakan dia ingin memperluas daya tarik merek untuk lebih banyak wanita dan "menjadi lebih relevan di lingkungan perkotaan masa depan yang sangat jauh berbeda dengan saat ini." ucap adrian.

Sementara itu Bentley tidak mengantisipasi teknologi baterai untuk maju secara signifilkan dalam waktu dekat, bos perusahaan percaya perbaikan berkelanjutan akan membantu membuat mobil memenuhi target jangkauan yang diprediksi.

Baca Juga : Renault Symbioz Konsep Mobil Masa Depan


Pada tahun 2025, Bentley mengharapkan baterai 110-kWh hingga 120-kWh tersedia, yang akan memungkinkan EV yang lebih besar untuk menawarkan jarak mengemudi listrik antara 250 dan 310 mil.

"Kami pikir BEV dengan dengan mobil ukuran sedang pada kisaran 2025-2030 menjadi layak, dan mobil (listrik) yang lebih besar adalah pasca-2030, itulah mengapa 2030 adalah tanggal kami berencana untuk merubah segalanya," Hallmark menjelaskan.



Akibatnya, tidak mungkin Bentley pada awalnya akan menawarkan versi listrik dari grand tourer jauh Continental atau Flying Spur atau SUV Bentayga sampai teknologi baterai membaik.

Sebaliknya, Bentley diharapkan untuk fokus pada mobil bergaya crossover dengan harga yang sama dengan Porsche Taycan, yang di banderol mulai dari Rp 2,85 miliar.

Ev ini awalnya akan dijual bersama model bertenaga pembakaran Bentley karena permintaan untuk EV yang terus meningkat.


EV pertama Bentley akan mengadopsi gaya body sedan dengan desain aerodinamis yang terinspirasi dari konsep EXP 100 GT yang futuristik.

Seperti Jaguar I-Pace, mobil ini akan lebih tinggi daripada sedan tradisional untuk menampung baterai dibawah lantai.

Setelah debut pertama Bentley pada tahun 2025, Bentley akan merilis "keluarga EV" dengan gaya tubuh yang berbeda berdasarkan platform Project Artemis milik Audi.(*)


sumber : carbuzz.com

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama